Kapolri Berikan KPLB Anggota Polda Papua Terkena Anak Panah Saat Perang Antar Warga di Papua

INDONESIASATU.CO.ID:

JAKARTA - Kapolri, Jenderal Pol. Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D., memberikan penghargaan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) kepada Brigadir Dolfinus Mikir, anggota Polda Papua yang terkena anak panah di bagian matanya. Dia kini menyandang pangkat Brigadir Kepala (Bripka).

“Betul,” kata Asisten Kapolri Bidang SDM Irjen. Pol. Dr. Eko Indra Heri S, M.M., Kamis (11/10/2018).

Keputusan pemberian kenaikan pangkat Brigadir Dolfinus tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor : STR/711/X/HUM.1.1./2018 yang ditandatangani oleh Asisten SDM Kapolri tersebut pada tanggal 8 September 2018.

Sementara itu, Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen. Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M. menuturkan, selain Brigadir Dolfinus Mikir, Kasat Lantas Polres Pegunungan Bintang, AKP Amon Ruwayari mendapat kenaikan pangkat luar biasa menjadi kompol.

“Kasat Lantas kena panah di kakinya,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri.

Keputusan pemberian kenaikan pangkat AKP Amon Ruwayari tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor : STR/710/X/HUM.1.1./2018 yang ditandatangani oleh Asisten SDM Kapolri pada 5 September 2018.

Sebelumnya, viral di media sosial seorang polisi terluka akibat melerai perang antarwarga di Pegunungan Bintang, Papua, Selasa (2/10/2018). Dalam video, polisi tersebut terluka akibat terkena anak panah persis di mata kanan. Tapi dia masih tetap bertahan.

Dalam video yang jadi viral di medsos, terlihat anggota Brimob Polda Papua itu tetap berjalan meskipun anak panah tertancap di matanya. Setelahnya, Brigadir Dolfinus pun mendapat perawatan.(hy)

  • Whatsapp

Index Berita