Polres Pasaman Berhasil Ringkus Empat Pelaku Judi Jepot

INDONESIASATU.CO.ID:

PASAMAN --- Polisi Resor (Polres) Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, berhasil meringkus empat orang pelaku dan puluhan mesin judi jenis Jackpot oleh Tim Patroli Gabungan Tali Sapilin di daerah tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Pasaman, AKBP Hadanuddin melalui Kasat Reskrim, Iptu Zulhendri kepada Senin (26/02/2018).

"Operasi menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat oleh Tim Patroli Gabungan Tali Sapilin Polres Pasaman, serentak diseluruh daerah diwilayah hukum Kabupaten Pasaman. Ini sesuai adanya laporan masyarakat tentang keresahan adanya aktivitas perjudian jenis Jackpot. Kemudian, patroli gabungan ini bergerak serentak ke seluruh Kecamatan semenjak hari Sabtu (24/02)kemaren malam hingga pengembangan penyelidikan tadi malam, Minggu (25/02). Dari operasi tersebut kita berhasil meringkus empat orang pelaku judi jenis Jackpot yaitu ZT(47), DD(30), AT(31) dan LA (41) di belakang Pasar Lama, Jorong Kampung Lua, Nagari Durian Tinggi, Kecamatan Lubuk Sikaping. Dari tangan keempat pelaku tersebut kita amankan dua unit mesin judi Jackpot bersama dengan koin sebanyak 650 buah dan uang tunai Rp 101 ribu,"terang Iptu Zulhendri. 

Menurut Iptu Zulhendri, dari penangkapan tersebut pihaknya terus melakukan pengembangan dan penyelidikan kasus tersebut ke seluruh daerah Kecamatan di Pasaman.

"Setelah menangkap empat pelaku tersebut, kami terus melakukan pengembangan dan menyita lagi sejumlah mesin judi Jackpot dengan rincian yaitu di daerah Kecamatan Tigo Nagari 8 unit, Bonjol 8 unit, Lubuk Sikaping 6 unit lagi, Panti 2 unit dan Rao 4 unit. Namun saat penggrebekan pelaku sudah tidak ditempat dan mesin judi Jackpit itu dalam keadaan mati. Sehingga jumlah keseluruhan mesin judi Jackpot yang kami sita sampai tadi malam sebanyak 27 unit,"tambah Iptu Zulhendri.

Lebih lanjut kata Iptu Zulhendri, mesin judi Jackpot tersebut di pasok oleh salah seorang pelaku LA (41) warga keturunan Cina asal Medan-Sumatera Utara.

"Kami akan terus memburu pelaku-pelaku yang terlibat dalam aktivitas judi jenis Jackpot ini. Karena dari pengakuan pelaku juga pemasok barang LA (41) warga keturunan Cina asal Medan-Sumatera Utara ada 40 unit mesin jackpot di Pasaman,"pungkasnya.(Anto)

 

 

  • Whatsapp

Index Berita