Ro'an Bangun Keakraban Antar Santri

INDONESIASATU.CO.ID:

JOMBANG - Ro’an atau Tabarukan berasal dari Bahasa Arab memiliki arti mengharap kebaikan. Lambat laun, kata tabarukan disebut sebagai rukan atau ru’an yang kemudian menjelma menjadi kata ro’an adalah sebutan bagi sekumpulan orang yang gotong royong atau kerja bakti secara sukarela.

Kata ro’an memang sudah tidak asing lagi di telinga para santri, khususnya santri Pondok Pesantren Asrama Al - Ghozali Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Kamis (19/10)

Kegiatan rutin satu pekan ini merupakan program kerja pengurus harian pesantren. Dilaksaanakan setiap hari Jum'at setelah ngaji pagi pada pukul 06.00 sampai pukul 07.00 memiliki maksud untuk melatih santri agar bermasyarakat serta menanamkan sikap tolong menolong antar santri di pesantren.

Salah satu program kerja Pengurus Asrama Al Ghozali yang beralamat tambakberas jombang  merupakan moment yang ditunggu para santri.

“Dari satu pekan yang lalu saya memang sudah menunggu momen Ro’an ini. Karena melalui Ro’an, teman teman jadi kumpul dan kelihatan kompak, bisa sambil bercanda juga” terang baihaqi, salah satu santri putra.

Baihaqi, santri sekaligus tanggungjawab keluarga lingkungan hidup (KLH) pesantren menjelaskan bahwa ro’an di pesantren bisa melatih kerjasama antar santri. “Dengan ro’an atau gotong royong, berarti secara tidak langsung kita latihan kerjasama. Misalnya satu nyapu, satunya ambil ekrak atau cabutin rumput” tambahnya.

Menurut Lurah Putra, M. Choirurrojikin, Ro’an di pesantren yang diasuh Nyai Hj. Muchtaroh Al fatih berharap dengan adanya gotong royong atau ro’an di pesantren, santri dapat menumbuhkan sikap ikut memiliki pesantren sehingga mereka juga ikut serta dalam tanggungjawab terhadap lingkungan pesantren.

Reporter : oji

Editor : kusno lindu aji 

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita