Satreskrim Polres Pasaman Tangkap PNS Main Judi Song

INDONESIASATU.CO.ID:

PASAMAN --- Tim gabungan Satreskrim Polres Pasaman dan Polsek Duo Koto dalam Giat Operasi Pekat Singgalang 2018 berhasil menangkap empat laki-laki yang tengah asik bermain judi song. Dari empat pelaku judi song tersebut, satu orang diantaranya merupakan (ASN) Aparatus Sipil Negara.

Keempat laki-laki itu adalah, Areski, (26), Mandailing, Sopir, alamat Barilas Ilir Jorong Perdamaian nagari Simpang Tonang, Trisno Erpan, (32) Mandailing, PNS, alamat Simpang Tonang. Selanjutnya, Fajril Watan, (39) Mandailing, Swasta, alamat Talang Dolog Jorong Tonang Raya nagari Simpang Tonang, serta Stepanus Dwi Saputra, (30) Mandailing, Swasta, alamat Andilan jorong Setia nagari Simpang Tonang kec Duo Koto Kabupaten Pasaman. 

Penangkapan terhadap pelaku judi song tersebut langsung dipimpin oleh Kasat Reskrim AKP. Lazuardi SS bersama Kapolsek Duo Koto dan jajaran di dalam sebuah bedeng pencucian milik Fajril di Jorong Tonang Raya Nagari Simpang Tonang Kecamatan Duo Koto. 

Kapolres Pasaman, AKBP Hasanuddin, S.Ag melalui Kasatreskrim, AKP Lazuardi mengatakan, penangkapan keempat pelaku tersebut dilakukan berdasarkan informasi masyarakat yang sudah meresahkan, bahwa di TKP sering berlangsung permainan judi song.

Tak lama setelah mendapat laporan warga, anggota kepolisian langsung bergerak menuju ke tempat kejadian perkara (TKP).

"Saat mendatangi TKP, anggota mendapati para pelaku tertangkap tangan sedang melakukan tindak pidana perjudian jenis song," kata AKP Lazuardi kepada, Indonesiasatu.co.id. Senin (03/09/2018)sekitar pukul 16.15 WIB. .

Lazuardi menuturkan, pihaknya kemudian melakukan penangkapan dan mengamankan keempat pelaku beserta dengan barang buktinya. Barang bukti yang berhasil diamankan berupa dua set kartu remi, satu helai karpet plastik alas tempat mereka main judi song, dan uang sejumlah Rp.725.000,- (tujuh ratus dua puluh lima ribu rupiah).

"Penangkapan ini juga bagian dari operasi pekat di wilayah hukum Polres Pasaman. Usai penangkapan keempat Pelaku, dan barang bukti langsung kita bawa ke Mapolres Pasaman untuk dilakukan penyidikan selanjutnya," ujarnya.

Kini keempat pelaku tersebut sudah mendekam dibalik jeruji Mapolres Pasaman. Akibat perbuatannya, para pelaku tersebut dikenakan KUHP Pasal 303 Tentang Perjudian dengan ancaman penjara paling lama 10 tahun. (Anto) 

  • Whatsapp

Index Berita