Penegakan Hukum dan Meningkatkan Kesadaran serta Kepatuhan Masyarakat dalam Berlalu-Lintas Melalui Operasi Zebra Langkisau 2018

INDONESIASATU.CO.ID:

 

 

Painan--Kapolres Pessel melaksanakan Apel gelar pasukan operasi Zebra Langkisau 2018 bertempat di Lapangan Apel Polres Pessel yang dipimpin oleh Kapolres Pessel Akbp Fery Herlambang, S.ik. MM sebagai Pimpinan Apel  dan Ipda Dedi Setiawan, SH Kanit Laka sebagai komandan Apel serta Iptu Noami Yuliani Saragi, S.ik Kasat Lantas sebagai Perwira Apel, Selasa, (30/10)

 

Adapun tema Operasi adalah Penegakan Hukum dan Meningkatkan Kesadaran serta Kepatuhan Masyarakat dalam Berlalu-Lintas .

 

Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Langkisau 2018 dihadiri oleh: Bupati Pessel diwakili Oleh Asisten 1 Gunawan, Dandim 0311 Pessel diwakili oleh Pasi Intel, Kajari Pessel, Kadishub Pessel, Kasat Pol PP, Perwakilan Forkopimda, Waka Polres Pessel, Kapolsek Sejajaran Polres Pessel.

 

Peserta Apel Gelar Pasukan terdiri dari :1 Pleton Pasukan TNI, 1 Pleton Pasukan Polres, 1 Pleton Pasukan Sat Lantas, 1 Pleton pasukan Polsek gabungan, 1 pleton pasukan Dishub, 1 pleton Satpol PP.

 

Acara Pokok Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Langkisau 2018 sebagai berikut : Laporan dan pemeriksaan pasukan, pemasangan tanda pita operasi, Pimpinan apel membacakan amanat Kakor lantas Polri, Doa

 

Amanat kakor Lantas Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra tahun 2018 sebagai berikut :

 

Prioritas pelanggaran yang menjadi sasaran operasi karena berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas antara lain :

1. Pengemudi menggunakan Hanphone.

2. Pengemudi melawan arus.

3. Pengemudi Sepeda Motor berboncengan lebih dari satu.

4. Pengemudi dibawah umur.

5. Pengemudi dan penumpang sepeda motor tidak  mengunakan helm SNI.

6. Pengemudi kendaraan bermotor menggunakan narkoba/ mabuk.

7. Pengemudi berkendaraan melebihi batas kecepatan yang ditentukan.

 

Dengan dilakukan penegakan hukum terhadap sasaran Prioritas tersebut, maka pelaksanaan operasi zebra ini diharapkan akan dapat mendorong tercapainya tujuan operasi yaitu :

1. Meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

2. Meminimalisir tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.

3. Menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.

4. Meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri, dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib dalam berlalu lintas.

5. Terwujudnya situasi kamseltibcar lantas menjelang perayaan Natal tahun 2018 dan tahun baru 1 Januari 2019.

 

 

Penekanan arahan dari Kakor Lantas Polri antara lain :

1. Pelihara dan jaga kesehatan saudara sehingga jiwa dan raga saudara selalu dalam keadaan prima dalam setiap pelaksanaan tugas.

2. Utamakan kesehatan dalam setiap pergerakan dan kegiatan.

3. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, tunjukan bahwa saudara adalah polantas profesional.

4. Kepada para atasan pada semua level, agar melaksanakan pengawasan secara berlapis dan berjenjang, sehingga operasi kepolisian “Zebra-2018” tidak dicederai oleh tindakan yang tidak terpuji.

5. Perlu disadari bahwa pelaksanaan operasi kepolisian saat ini berada pada rentang waktu pentahapan pemilu presiden & wakil Presiden, DPD RI, DPD, DPRD Propinsi dan Kabupaten Kota oleh karena itu tindakan selektif prioritas harus benar-benar dipahami oleh semua pelaksana lapangan, sehingga tidak terjadi sesuatu yang bertentangan dengan tujuan operasi kepolisian.

6. Untuk Kasetops, pada semua struktur operasi baik pada tingkat pusat maupun kewilayahan agar menginformasikan kepada semua kementrian lembaga, pimpinan partai politik, unsur yang berada pada pemerintahan daerah serta semua elemen masyarakat, sekaligus meminta dukungan mereka untuk selalu berkontribusi positif dalam hal kamseltibcarlantas.

7. Dalam hal pemeriksaan kendaraan bermotor dijalan agar melibatkan Pom TNI, kehadiran dan keberadaan unsur Pom TNI adalah dalam rangka perkuatan unsur pelaksnana operasi, sekaligus akan dapat meminimalkan terjadinya hal yang tidak diinginkan.

  • Whatsapp

Index Berita