PDIP Pesawaran Datangi Polres Pesawaran Terkait Pembakaran Bendera PDIP di Jakarta

agung, 30 Jun 2020, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

PESAWARAN - Polres Pesawaran hari senin tanggal 29 Juni 2020 pukul 10.30 wib bertempat di aula sanika satyawada dilaksanakan audiensi DPC PDIP Kabupaten Pesawaran dengan Polres Pesawaran.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakapolres Pesawaran Kompol UJANG SUPRIYANTO, S.E, Kabagops Polres Pesawaran Kompol YOHANIS, S.H, M.H,  Kasat Intel Polres Pesawaran Iptu SUKOCO SP, S.H, M.H,  Kasat Sabhara Polres Pesawaran AKP ELVIS YANI, S.H, Kanit Politik sat Intelkam Polres Pesawaran Ipda DARTIYO SANTIKO,  Ketua DPC PDIP Kabupaten Pesawaran M.NASIR, S.I.Kom, M.M, Wakil ketua DPC PDIP Peswaran Bidang organisasi ARYA GUNA, Anggota Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Pesawaran BAMBANG, HERI YUSRIZAL, SUPRAPTO, EVI DWIYANA LESTARI, Para pengurus DPC PDIP Kabupaten Pesawaran.

PDIP Pesawaran

Ketua DPC PDIP Kabupaten Pesawaran M.NASIR, S.I.Kom, M.M. Menyapikan sambutan dalam audiensi tersebut.

"Menyikapi aksi penolakan Rancangan Undang-Undang Haluan Idiologi Pancasila (RUU HIP) yang dikaitkan dengan isu kebangkita PKI yang berujung dengan pembakaran bendera PDI Perjuangan pada tanggal 24 juni 2020 yang lalu yang dilakukan oleh sekelompok masa, maka kami DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pesawaran menyayangkan adanya aksi provokatif tersebut. 

Aksi demonstrasi yang lakukan di tengah-tengah masa Pandemi Covid 19 yang masih belum usai ini semakin membuat masyarakat resah, ditambah adanya pembakaran bendera PDI Perjuangan yang membuat seluruh kader dan simpatisan marah dan tersinggung Pembakaran bendera PDI Perjuangan dalam aksi tersebut adalah sebuah penghinaan yang luar biasa biadab karena disandingkan dengan pembakaran bendera PKI, seolah bahwa PDI Perjuangan adalah komunis dan kami sangat yakin bahwa pembakaran tersebut adalah untuk mem-framing bahwa PDI Perjuangan sebagai partai komunis dan tidak beridiologikan Pancasila.

Bahwa oleh karena Negara Indonesia adalah negara hukum, dimana hukum sebagai panglima, sejalan dengan perintah dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Lampung untuk menyerahkan kasus ini kepada penegak hukum, maka dengan ini kami DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pesawaran mendorong Penegak Hukum yakni Kepolisian Republik Indonesia melalui Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Pesawaran untuk menyampaikan aspirasi kami kepada seluruh jajaran kepolisian khususnya kepolisian yang menjadi wilayah hukum penanganan kasus dimaksud.

Adapun pernyataan sikap kami atas kejadian tersebut yaitu :
1. Bahwa kami PDI Perjuangan Kabupaten Pesawaran mengutuk keras pembakaran Bendera PDI karena itu kami meminta kepada Kepolisian Republik Indonesia untuk mengusut Perjuangan, tuntas serta menghukum pelaku dan dalang dari Pembakaran Bendera PDI Perjuangan pada aksi demontrasi Penolakan RUU HIP tanggal 24 Juni 2020 sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
2. Bahwa kami tegaskan, PDI Perjuangan adalah berasaskan Pancasila, dan kami selalu teguh berkomitmen untuk mempertahankan NKRI.
3. Bahwa kami PDI Perjuangan selalu menghargai setiap pendapat maupun pandangan yang berbeda, tetapi kami menolak dan megecam keras setiap aksi-aksi provokatif dan politik adu domba yang dilakukan oleh oknum-okmum yang dapat mengakibatkan perpecahan antar anak bangsa", kata Nasir.

Sambutan Wakapolres Pesawaran Kompol UJANG SUPRIYANTO, S.E.

"Terimkasih kpd DPC PDIP Pesawaran yang tidak turun ke jalan, dan sudah mengambil langkah yang elegan dengan menempuh jalur hukum.

Kedepan harapan kami sebahai penegak hukum mohon kerjasamanya dalam mnciptakan kamtibmas yg kondusif di pesawaran pada pilkada 2020 ini.

Apa yg disampikan tadi akan kami laporkan secara berjenjang ke polda lampung.

Kami mendukung apa yg dilakukan dalam penegakan hukum terkait permasalahan yang diadukan ini", kata Ujang.

Dan diadakan juga  dialog pengurus DPC PDIP dengan Wakalpolres Pesawaran

Ketua DPC PDIP Kabupaten Pesawaran M.NASIR, S.I.Kom, M.M , Kami di setiap kegiatan DPC PDIP Pesawaran wajib membacakan pancasila dalam setiap kegiatan kami,  Idiologi kami jelas, Pancasila, kami menjaga NKRI dan kami anti komunis,  di medsos sudah ada beberapa postingan yang menyudutkan tapi saya minta kawan-kawan untuk menahan diri.

Wakil ketua DPC PDIP Pesawaran Bidang organisasi ARYA GUNA juga ikut berdialog tentang pilkada, PDIP sudah mengikuti pemilu di Kabupaten Pesawaran berkali2 dan sukses di Kabupaten Pesawaran, Pak Nasir sebagai ketua DPC PDIP Pesawaran sering memberikan arahan, dan arahan trsebut yg membuat kami tenang,  PDIP siap menjaga situasi yang kondusif,  Kami meyakinkan PDIP dibawah pimpinan pak Nasir mengalami kemajuan yang pesat.

Selain itu anggota Fraksi  PDIP DPRD. Pesawaran. FX. BAMBANG, Kami mendukung dilakukannya penegakan hukum atas pembakaran bendera PDIP, Kami sangat marah namun memilih jalur hukum bukannya kami tidak berani dan bisa saja mengerahkan massa, namun kami patuh kepada ketua DPP PDIP kami.

Dan anggota Fraksi  PDIP DPRD. Pesawaran HERI YUSRIZAL, Setelah saya menjadi anggota dewan dari PDIP, ketentuan-ketentuan PDIP tidak menyalahi NKRI,  PDIP partai pemenang pemilu maka ini merupakan ujian bagi PDIP, saya sebagai  putra Kabupaten Pesawaran mengecam atas aksi pembakaran bendera PDIP tersebut, setiap kegiatan PDIP, terdapat pembacaan pancasila, Dari 9 Fraksi PDIP Kabupaten Pesawaran ini memiliki masing-masing massa yang sebenarnya dapat dikerahkan, PDIP siap pasang badan dalam membela NKRI.

Dialog menyampaikan Wakapolres Pesawaran Kompol UJANG SUPRIYANTO, S.E,  pernyataan sikap dari ketua tadi bahwa PDIP Pesawaran pro pancasila anti komunis kami apresiasi,  Polri sebagai harkamtibmas sangat membutuhkan partisipasi masyarakat, apapun permasalahan di masyarakat dapat disampaikan kepada kami agar membantu penyelesaian permasalan, mohon dukungan kepada kami menjelang pelaksanaan pilkada hingga selesai pelaksanaan pilkada dapat berlangsung kondusif.

Kedatangan DPC PDIP Kabupaten Pesawaran ke Polres Pesawaran sebagai upaya dukungan ke Polri dalam mengusut secara hukum pelaku pembakaran bendera PDIP di depan gedung DPR RI pada 24 Juni 2020.

Permasalahan tuduhan PDIP sebagai pihak yang anti pancasila dapat dimanfaatkan oleh lawan politik saat pelaksanaan pilkada Kabupaten Pesawaran tahun 2020.

Sat intelkam polres pesawaran melaksanakan penggalangan kepada para pengurus DPC PDIP Kabupaten Pesawaran agar tidak melakukan aksi unjuk rasa yang dapat mengumpulkan massa dalam jumlah banyak.(Agung)

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami