Polda Jabar Proses Hukum Bahar Bin Smith Terkait Dugaan Ujaran Kebencian, Ini Yang Dilakukan LEMKAPI

Polda Jabar Proses Hukum Bahar Bin Smith Terkait Dugaan Ujaran Kebencian, Ini Yang Dilakukan LEMKAPI

JAKARTA - Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Dr Edi Hasibuan mendukung penyidik Polda Jabar untuk melakukan proses hukum Bahar bin Smith terkait dugaan ujaran kebencian.

Dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu malam, Edi mengatakan Polda Jabar bertindak sesuai prosedur dalam meningkatkan status hukum Bahar dari tahap penyelidikan menjadi penyidikan.Artinya, kata dia, penyidik Polda Jabar dalam menangani kasus ini sudah memiliki cukup bukti untuk memproses secara hukum.

Polda Jabar sudah menerbitkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dalam perkara ujian kebencian yang dilakukan Bahar saat berceramah di Bandung.Menurut mantan anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) ini, polisi sebagai aparat negara dalam penegakan hukum memiliki kewajiban untuk melakukan proses hukum terhadap siapa saja yang melakukan pelanggaran hukum tanpa mengenal siapapun dia.

"Sebab, setiap warga sama kedudukannya di depan hukum. Setiap ada dugaan pelanggaran hukum, polisi tidak boleh melakukan pembiaran, " katanya.

Dia mengatakan masyarakat mengharapkan tidak boleh ada ujaran kebencian termasuk terhadap pejabat negara."Masyarakat tidak ingin ada penyebaran fitnah dan penghasutan serta melakukan provokasi. Karena perbuatan semacam itu jelas adalah bentuk pelanggaran hukum, " katanya.

Menurut pemerhati kepolisian ini, setiap melihat pelanggaran hukum, polisi juga tidak boleh melakukan diskriminasi dalam penegakan hukum."Artinya, siapa saja yang melanggar hukum harus diproses. Apakah nanti terbukti bersalah atau tidak, itu menjadi ranah pengadilan, " kata dosen hukum pidana ini.

Dia meminta dalam proses hukum, semua pihak harus tetap memegang azas praduga tak bersalah.Sebelumnya, Polda Jabar menjadwalkan pemanggilan terhadap Bahar pada Senin 3 Januari 2022. Namun, Bahar masih sebagai saksi.

Polda Jawa Barat telah memeriksa 50 orang saksi dan saksi ahli dan menyita enam barang bukti.Barang bukti bakal dikirimkan ke Laboratorium Digital Forensik Polri untuk segera dilakukan pemeriksaan.Namun pihak kepolisian belum menjelaskan materi ujaran kebencian yang akan menjerat Bahar bin Smith. (***)

Nanang Suryana Saputra

Nanang Suryana Saputra

Previous Article

LSP SDM TIK Peroleh Sertifikat Lisensi dari...

Next Article

Indonesia Satu untuk Satu Indonesia

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Edi Purwanto

Edi Purwanto

Postingan Bulan ini: 57

Postingan Tahun ini: 57

Registered: Nov 7, 2021

Aa Ruslan Sutisna

Aa Ruslan Sutisna

Postingan Bulan ini: 49

Postingan Tahun ini: 49

Registered: Oct 23, 2021

Sopiyan hadi

Sopiyan hadi

Postingan Bulan ini: 47

Postingan Tahun ini: 47

Registered: Jul 10, 2020

s.sutan permato

s.sutan permato

Postingan Bulan ini: 42

Postingan Tahun ini: 42

Registered: Jul 14, 2020

Profle

Muh Hasyim Hanis, SE, S.Pd

Polres Minsel Tetapkan Dua Orang Tersangka Kasus Pencurian Perhiasan Emas
Gunakan Penari Striptise Bawah Umur, Polresta Banyuwangi Gerebeg Heroes Cafe
Polisi Bekuk DK Residivis yang Beraksi di Gumelar, Kasusnya Curat Sampai Rusak Pagar
Kasus Prostitusi Online, Polres Minsel Amankan Seorang Tersangka 

Follow Us

Recommended Posts

Kapolres Pastikan Penanganan Perkara Penendang Sesajen di Gunung Semeru Terus Berjalan
Sinergitas Bersama Awak Media, Polsek Balaraja Gelar Ngopi Wae
Kapolsek Balaraja Gerak Cepat Bubarkan Wahana Hiburan Komedi Putar Di Desa Bunar
Cegah Caster Baru, Polsek Kradenan dan Instansi Terkait Siaga di Pos Siaga Candi
Zona Integritas, Polres Pati Raih Dua Penghargaan Terbaik dari KPPN

Random Posts