Soal ST Larangan Pemberitaan Polisi Diduga Arogan, Begini Penjelasan Kapolri

    Soal ST Larangan Pemberitaan Polisi Diduga Arogan, Begini Penjelasan Kapolri
    Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

    JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo langsung bergerak cepat mencabut telegram nomor ST/750/IV/HUM.3.4.5./2021 tanggal (5/4/2021) terkait larangan menyiarkan tindakan arogansi aparat kepolisian. Hal itu dilakukan setelah mendengar dan menyerap aspirasi dari kelompok masyarakat.

    Sigit menjelaskan, niat dan semangat awal dari dibikinnya surat telegram tersebut. Ia meminta agar jajaran kepolisian tidak bertindak arogan atau menjalankan tugasnya tidak sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

    NEWSRELEASE.CO.ID
    market.biz.id NEWSRELEASE.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Oleh sebab itu, Sigit menginstruksikan agar seluruh personel kepolisian tetap bertindak tegas tapi juga mengedepankan sisi humanis dalam menegakan hukum di masyarakat.

    “Arahan saya ingin Polri bisa tampil tegas namun humanis, namun kami lihat di tayangan media masih banyak terlihat tampilan anggota yang arogan, oleh karena tolong anggota untuk lebih berhati-hati dalam bersikap di lapangan, ” kata Sigit dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (6/4/2021).

    KINERJA.CO.ID
    market.biz.id KINERJA.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Sigit menekankan, gerak-gerik perilaku anggota kepolisian selalu disorot oleh masyarakat. Sebab itu, Sigit mengingatkan, satu perbuatan arogan oknum polisi dapat merusak citra Polri yang saat ini sedang berusaha menuju untuk lebih baik dan profesional.

    “Karena semua perilaku anggota pasti akan disorot, karena sampai ada beberapa perbuatan oknum yang arogan, merusak satu institusi, karena itu saya minta agar membuat arahan agar anggota lebih hati-hati saat tampil di lapangan, jangan suka pamer tindakan yang kebablasan dan malah jadi terlihat arogan, masih sering terlihat anggota tampil arogan dalam siaran liputan di media, hal-hal seperti itu agar diperbaiki sehingga tampilan anggota semakin terlihat baik, tegas namun humanis, ” papar Sigit.

    JURNALIS.TV
    market.biz.id JURNALIS.TV
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Sigit menyatakan, dalam telegram yang sempat muncul tadi ternyata menimbulkan perbedaan penafsiran dengan awak media atau insan pers. Kesalahan persepsi dalam hal ini bukanlah media melarang meliput arogansi polisi di lapangan.

    Namun, menurut Sigit, semangat sebenarnya dari telegram itu adalah pribadi dari personel kepolisian itu sendiri yang tidak boleh bertindak arogan.

    WARTAMADRASAH.COM
    market.biz.id WARTAMADRASAH.COM
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    “Jadi dalam kesempatan ini saya luruskan, anggotanya yang saya minta untuk memperbaiki diri untuk tidak tampil arogan namun memperbaiki diri sehingga tampil tegas, namun tetap terlihat humanis. Bukan melarang media untuk tidak boleh merekam atau menghimbau gambar anggota yang arogan atau melakukan pelanggaran, ” ujar Sigit.

    Sigit menegaskan, sampai dengan saat ini, internal Korps Bhayangkara masih memerlukan kritik dan saran dari seluruh elemen masyarakat. Sehingga, peran media sebagai salah satu pilar demokrasi akan tetap dihormati oleh Polri.

    Nasi Goreng Spesial
    market.biz.id Nasi Goreng Spesial
    44% Rp 2.500
    Beli sekarang!

    Dengan kerendahan hati, Sigit pun menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat karena lahirnya perbedaan persepsi terkait dengan telegram tersebut.

    “Karena kami Polri juga butuh masukan dan koreksi dari eksternal untuk bisa memperbaiki kekurangan kami. Oleh karena itu, saya sudah perintahkan Kadiv Humas untuk mencabut STR tersebut, ” ucap Sigit. 

    “Dan sekali lagi mohon maaf atas terjadinya salah penafsiran yang membuat ketidaknyamanan teman-teman media, sekali lagi kami selalu butuh koreksi dari teman-teman media dan eksternal untuk perbaikan institusi Polri agar bisa jadi lebih baik, ” kata Sigit mengakhiri. (Rils/Red) 

    POLRI
    Muhis

    Muhis

    Artikel Sebelumnya

    Kapolri: Pelaku Teror di Mabes Polri Wanita...

    Artikel Berikutnya

    Viral Video Truck Oleng, Satlantas Polres...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Syafruddin Adi

    Syafruddin Adi verified

    Postingan Bulan ini: 18

    Postingan Tahun ini: 1247

    Registered: Apr 8, 2021

    Wahyudi Arif Firmanto

    Wahyudi Arif Firmanto verified

    Postingan Bulan ini: 6

    Postingan Tahun ini: 82

    Registered: Jul 23, 2021

    Agus Subekti

    Agus Subekti verified

    Postingan Bulan ini: 5

    Postingan Tahun ini: 272

    Registered: Feb 3, 2022

    Amru Rizal Fakhriansyah Susilo

    Amru Rizal Fakhriansyah Susilo verified

    Postingan Bulan ini: 5

    Postingan Tahun ini: 53

    Registered: Jan 26, 2022

    Profle

    Wahyudi Arif Firmanto verified

    Vaksinasi Di Alun-Alun Simpang Pematang, Binda Lampung: Vaksin Boster Sangat Penting 
    Doa Lintas Agama dari Polri untuk Indonesia yang Lebih Baik 
    Ziarah Makam Pahlawan dalam rangka Hari Bhayangkara, Kapolda Jatim Sempatkan Berdoa di Makam Sang Kakek yang merupakan Pejuang Kemerdekaan
    Polres Batu Terjunkan Bhabinkamtibmas Gelar Vaksinasi Hewan Ternak

    Rekomendasi

    Pesan Kapolri ke Taruna-Taruni Akpol: Turun, Dengar dan Serap Aspirasi Masyarakat
    Sebuah Mobil Brio Ringsek Terlibat Laka Lantas Di Jalan Magelang- Jogja
    HUT Bhayangkara Ke-76, Polres Sukabumi Salurkan Santunan Kepada Ibu Melahirkan
    Gagalkan Transaksi Sabu, Tiga Pria Diamankan Resnarkoba Polresta Mataram
    Kasat lantas Polres Kediri Sosialisasi Tertib Lalu Lintas di Area CFD SLG Kediri

    Ikuti Kami